9 Cara Menggunakan Printer Infus Agar Tetap Awet

Cara menggunakan printer infus agar tetap awet memang perlu kamu ketahui. Agar resiko kerusakan pada printer infus bisa berkurang, ada beberapa cara yang tepat untuk menggunakan printer infus.

Untuk itu, kamu perlu membaca artikel mengenai penggunaan printer infus ini sampai akhir.

Printer infus sendiri memang terbagi menjadi 2, ada printer infus yang memang sudah bawaan dari pabrikannya dan ada pula printer infus hasil modifikasi.

Pada awalnya, printer infus hasil modifikasi ini bukan jenis printer infus. Namun karena beberapa kelebihan printer infus, dilakukannya modifikasi pada printer non infus menjadi printer infus.

Penggunaan printer infus sendiri sangat memudahkan kita dalam pengisian tinta dan terhindar dari permasalahan Low ink pada cartridge. 

Tentu hal tersebut sangat berpergaruh besar pada kondisi printer, terutama pada Head Printer. Meski begitu, tetap kita tidak bisa terhindar dari yang namanya permasalah printer.

Dibalik itu semua,  tentu dalam perawatan printer infus harus benar. Karena jika pemakaian printer infus dilakukan secara asal - asalan, maka akan membuat printer mudah rusak dan tidak akan bertahan lama.

Untuk itu, infokuy akan menjelaskan bagaimana cara menggunakan printer infus agar tetap awet. Tentu setelah membaca artikel ini, pemahaman kamu mengenai penggunaan printer infus akan terus bertambah.

9 Cara Menggunakan Printer Infus

Penggunaan printer infus memang dilakukan dengan benar agar kualitas printer infus tetap terjaga. Berikut cara menggunakan printer infus agar tetap awet.

1. Perhatikan Posisi Tabung Tinta

Pastikan posisi tabung disimpan dengan benar. Saya menyarankan jangan coba mengangkat tabung dengan posisi tabung jauh lebih tinggi dari body printer, apalagi saat cartridge terpasang di dalamnya.

Karena hal ini menyebabkan cartridge bisa tumpah dan membanjiri printer kamu, akibatnya printer kamu bisa konslet dan mengalami kerusakan.

2. Jaga Kebersihan Tabung Tinta

Menjaga kebersihan tabung juga perlu kamu perhatikan agar printer infus yang kamu miliki tetap awet. 

Pada bagian pinggir lobang tabung, sebaikya kamu menutupi dengan kain agar debu atau kotoran tidak masuk ke dalam. 

Dengan menutup bagian tersebut dengan kain, debu tidak akan mengotori tinta pada printer yang kamu miliki.

3. Tutup Kembali Tabung Jika Sudah Digunakan

Jangan lupa untuk menutup tabung ketika printer sudah tidak digunakan. Hal ini berfungsi agar tinta yang ada pada selang tetap terhubung atau tidak berongga. 

Terkadang kita lupa menutup tabung ketika sudah melakukan pencetakan, biasakan untuk menutup tabung ketika sudah digunakan.

4. Pastikan Kualitas Refill Tinta

Sebelum membeli tinta refill untuk printer kamu , pastikan kualitas refill tinta yang kamu beli memiliki kualitas yang tinggi, jika refill tinta berkualitas rendah bisa mengurangi hasil cetakan printer kamu.

5. Cek Volume Tabung Tinta

Pastikan ketika mengisi tinta printer dilakukan sebelum volume tabung tinta benar - benar kosong. Minimal tersisa 1/4 botol atau lebih. 

Untuk pengisian tinta printer infus sangatlah mudah, kamu tinggal menutup lubang kecil dan membuka bagian penutup besar untuk mengisi tintanya.

6. Jangan Berlebihan Dalam Mencetak

Pastikan tidak berlebihan dalam melakukan pencetakan. Berikan jeda waktu untuk printer agar bisa beristirahat. 

Hal ini bisa menyebabkan oveheat pada Head Printer dan akhirnya printer akan mengalami kerusakan. Kamu bisa melakukan pencetakan 30 - 50 lembar dalam sekali cetak. 

7. Lakukan Pencetakan 2 hari sekali

Jika printer yang kamu jarang digunakan, setidaknya lakukan nozzle check 2 hari sekali agar terhindar dari Head mampet akibat tinta pada printer mengering ke permukaan Head. Atau jika ingin lebih simpel, kamu bisa melakukan head cleaning setiap hari.

8. Pengaturan Instalasi Selang Infus

tips menggunakan printer infus yang bisa kamu ikuti adalah mengatur instalasi selang infus. Kamu harus merapihkan selang infus agar bisa bergerak bebas ketika cartridge melakukan proses pencetakan.

Oh iya, pastikan tidak ada selang yang tertekuk, hal ini bisa menyebabkan laju tinta dari tabung ke cartridge melambat.

9. Pastikan Tidak Ada Udara pada Selang Infus

Permasalah yang sering timbul pada printer infus adalah adanya udara pada selang infus. Hal ini bisa menyebabkan hasil cetakan kurang maksimal, biasanya hasil cetakan akan terlihat putus - putus atau bergaris.

Untuk mengatasi permasalah ini kamu bisa melakukan head cleaning atau menggunakan alat suntikan untuk menyedot udara yang ada pada selang.


Penutup

Berikut pembahasan mengenai cara menggunakan printer infus agar tetap awet versi infokuy. 

Bagaimana menurut kamu mengenai cara menggunakan printer diatas, apakah cukup membantu kamu ?

Silahkan berikan tanggapan di kolom komentar jika cara diatas bisa bermanfaat untuk kamu.

Terimakasih telah berkunjung ke infokuy, nantikan artikel menarik lainnya seputar printer hanya di infokuy.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url