Bagaimana Cara Menghemat Listrik Token?

Rata-rata rumah saat ini telah menggunakan listrik prabayar atau yang biasa disebut dengan listrik token. Meskipun sudah berganti dengan sistem prabayar, tetapi kita juga tetap harus bisa berhemat. 

Pasalnya, jika tidak bisa berhemat maka uang untuk iuran listrik bisa membengkak karena terus-terusan untuk membeli token listrik. Nah, lalu bagaimana menyiasati penggunaan listrik token dengan hemat?

Apa itu Listrik Prabayar?

Sebelum membahas lebih lanjut tentang bagaimana menghemat listrik token untuk rumah dijual di Jakarta Barat ada baiknya kita ketahui dulu, apa itu sebenarnya listrik prabayar yang kini banyak digunakan di rumah-rumah, terutama pada rumah baru. 

Penggunaan listrik jenis ini memang direkomendasikan oleh PLN dalam beberapa tahun terakhir.

Salah satu keunggulan dari penggunaan listrik prabayar ini adalah kita bisa mengontrol sendiri penggunaan dan pembayaran listrik. 

Hal ini tentu bisa mengurangi risiko telat bayar listrik bulanan. Jadi, bila listrik habil tinggal belikan voucher isi ulang saja yang bisa didapatkan dengan mudah di mana saja.

Penggunaan listrik prabayar juga disebut lebih murah. Ini karena kita bisa mengatur sendiri pengeluaran untuk listrik. 

Misalnya, kamu ingin membatasi pengeluaran untuk listrik per bulan. Satu bulan kamu ingin mengeluarkan 150 ribu untuk listrik, nah tinggal bagaimana cara menghemat pengeluaran listriknya saja.

Bagi kamu yang ingin menghemat lebih lanjut pengeluaran listrik prabayar, bisa lakukan beberapa langkah-langkah berikut ini.

1. Ganti Lampu LED

Cara pertama untuk menghemat listrik token di rumah dijual Surabaya, kamu bisa mengganti semua lampu yang ada di rumah dengan lampu jenis LED. 

Lampu LED 7 watt ternyata terangnya setara dengan lampu bohlam 60 watt. Sayangnya, lampu LED ini harganya masih cukup mahal, sehingga banyak orang belum mau beralih menggunakan lampu jenis ini. 

Namun, dengan hasil penghematan listrik yang cukup tinggi, kamu bisa pertimbangkan untuk menggunakan lampu LED.

2. Nyalakan Lampu Seperlunya

Kadang, pemborosan listrik terjadi karena keteledoran kita sendiri dengan membiarkan lampu menyala padahal tidak diperlukan. 

Misalnya saja pada lampu kamar mandi yang sering dinyalakan padahal tidak diperlukan. 

Sebaiknya matikan lampu kamar mandi jika sudah tidak diperlukan, gunakan lampu tidur atau lampu dengan daya lebih rendah jika tidak ingin ruangan terlihat terlalu gelap.

3. Mengatur Pemakaian Alat Elektronik

Coba cek, ada peralatan elektronik apa saja yang ada di rumahmu, periksa yang memiliki daya listrik besar. Kamu bisa mengeceknya pada kemasan atau kardus kemasan alat elektronik tersebut.

Jika sudah tahu, kamu bisa mengatur pemakaian alat-alat elektronik tersebut agar listrik token tidak cepat habis. 

Contohnya, misalnya saja menggunakan mesin cuci dua kali seminggu, mencabut steker dispenser, atau mengoptimalkan penggunaan lemari es.

4. Cabut Steker Listrik

Satu hal yang sering dilewatkan oleh orang-orang yang tinggal di rumah yaitu lupa mencabut steker listrik.

Membiarkan steker listrik terus terpasang bisa menyedot listrik terus menerus, selain itu juga berisiko merusak alat elektronik. 

Jadi, meskipun perangkat elektronik tidak menyala, listrik terus tersedot. Lakukan hal sesederhana mencabut charger ponsel yang sudah tidak digunakan agar listrik tidak terbuang percuma.

5. Ajak Seluruh Keluarga

Agar penghematan listrik bisa lebih maksimal, maka sebaiknya kamu ajak seluruh anggota keluarga untuk melakukan penghematan bersama-sama. 

Kamu bisa mengedukasi sebab dan akibat kenapa harus menghemat listrik untuk kehidupan yang lebih baik.

Selain menghemat finansial, menghemat listrik juga berarti menghemat energi agar lingkungan menjadi lebih baik.

Nah, itu dia beberapa langkah mudah yang bisa kamu lakukan untuk menghemat listrik token pada rumah yang kamu miliki. Selamat mencoba ya!  Nantikan artikel menarik lainnya hanya di infokuy.net.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url