[A-Z] Tutorial Lightroom Mobile Untuk Pemula, Pasti Bisa !

Bagi kamu yang ingin tampil kekinian di media sosial, wajib mengikuti tutorial lightroom mobile untuk pemula yang akan infokuy jelaskan secara rinci. Aplikasi lightroom mobile memiliki kemampuan untuk membantu kamu tampil lebih keren di media sosial. 

Tutorial Lightroom Mobile Untuk Pemula

Salah satu media sosial yang sering digunakan oleh orang – orang untuk membagikan foto adalah Instagram. Tentu postingan Instagram yang kamu tampilkan perlu terlihat keren dan menarik agar disukai banyak orang. Dengan memanfaatkan aplikasi lightroom, postingan instagram kamu akan semakin menarik.

Tutorial lightroom pemula ini akan saya jelaskan sedetail mungkin  mulai dari mengenal area kerja hingga membuat preset lightroom yang keren dan kekinian. Tenang, tutorual lightroom ini pastinya mudah untuk dimengerti.

Melihat orang – orang semakin banyak menggunakan aplikasi lightroom mobile, saya putuskan untuk membuat tutorial lightroom mobile untuk pemula secara detail.

Sedikit pormosi, di blog ini juga menyediakan jasa edit foto lightroom murah yang bisa kamu gunakan. Bagi kamu yang malas membuat preset lightroom, bisa menggunakan jasa edit foto yang telah saya sediakan.

Sebelum mengikuti cara edit foto menggunakan lightroom, pastikan kamu menginstall aplikasi lightroom mobile nya terlebih dahulu. Aplikasi ini bisa kamu dapatkan secara gratis di playstore, appstore dan internet. 

Jika HP yang kamu gunakan memiliki spesifikasi yang rendah, saya sarankan gunakan versi 4.1.1 agar tidak force close saat digunakan nantinya jika menggunakan versi yang terbaru.


Mengenal Area Kerja Pada Lightroom Mobile

Setelah menginstall aplikasi lightroom mobilenya, kamu perlu mengetahui area kerja pada aplikasi lightroom mobile. 

Design aplikasi lightroom mobile terbilang simpel dan user-friendly, bagi kamu yang baru pertama kali menggunakan aplikasi ini pastinya tidak akan kesulitan menggunakannya.

Ketika kamu membuka aplikasi lightroom mobile akan disuguhkan dengan tampilan awal seperti pada gambar dibawah ini.

Disana terdapat beberapa menu penting yang akan sering kamu gunakan diantaranya :

1. Menambahkan foto

Fitur yang paling penting ketika menggunakan aplikasi lightroom mobile adalah menambahkan foto ke area kerja kita. Pada gambar diatas yang diberi kotak warna merah merupakan cara untuk menambahkan foto ke dalam area kerja aplikasi lighroom.

2. Mengambil Foto

Disebelah tombol menambahkan foto terdapat menu untuk mengambil gambar secara langsung yang kemudian ditambahkan ke area kerja lightroom kita nantinya.

3. Melihat Seluruh Foto

Menu selanjutnya berfungsi untuk melihat seluruh foto yang telah kita masukkan kedalam area kerja. Bisa kamu lihat pada gambardiatas kotak warna biru

4. Melihat foto yang telah dihapus

Dalam aplikasi lightroom mobile, ketika kita menghapus foto dari area kerja tidak langsung terhapus. Foto yang kita hapus dalam menu All Photo akan dialihkan ke menu Deleted. 

Disana kamu bisa melihat berbagai foto yang telah kamu hapus sebelumnya di menu All Photo. Ketika sudah melewati 60 hari, fotonya akan terhapus secara permanen. Menu deleted bisa kamu lihat pada gambar yang diberi kotak warna orange.

5. Membuat Album Foto

Nah fitur dari lightroom mobile yang cukup menarik adalah membuat Album Foto. Dengan adanya fitur ini, kamu bisa mengelompokkan setiap foto yang ingin kamu edit agar sesuai dengan tema presetnya. Jika kamu ingin membuat album, tekan tombol + pada bar Album. Untuk lebihjelaskan bisa kamu lihat pad agambar diatas.

Cara Import Foto ke Lightroom Mobile

Cara mengimport foto ke area kerja aplikasi lightroom sangatlah mudah. Untuk langkah – langkahnya bisa kamu ikuti dibawah ini.

Pertama, klik menu seperti pada gambar di bawah ini.

Cara Import Foto ke Lightroom Mobile

Kemudian pilih foto yang ingin kamu tambahkan ke dalam area kerja aplikasi lightroomnya, tekan tombol ADD dibawah kanan.


Masuk ke dalam menu All Photos, pilih photo yang ingin kamu edit sebelumnya. Nah itulah cara menambahkan foto ke dalam area kerja aplikasi lightroomnya. Selanjutnya saya akan menjelaskan tools yang ada pada lightroom mobile.

Mengenal Tools Pada Lightroom Mobile

Bagi kamu yang pertama kali menggunakan aplikasi lightroom mobile, tentu harus mengetahui tools  yang ada pada aplikasinya. Tenang tutorial lightroom ini bisa kamu pelajari perlahan - lahan agar kamu bisa memahaminya.

Saya tidak akan menjelaskan semua tools yang ada pada lightroom mobile, hanya beberapa tool yang sering digunakan saja seperti Crop, Light, Color, Effects dan Detail. Berikut penjelasan lebih detail dari kelimat tools ini.

1. Crop

Crop digunakan untuk memotong gambar atau mengatur ukuran gambar sesuai keinginan kita. Di dalam tool ini nanti akan muncul beberapa tool diantara :
  • Original : digunakan untuk mengatur ukuran foto, terdapat beberapa pilihan ukuran foto yang bisa kamu gunakan atau bisa custom sendiri ukuran fotonya.
  • Locked : ketika kita menggunakan fitur locked, saat merubah ukuran foto nanti akan menyesuaikan sendiri kanan, kiri, atas dan bawah fotonya.
  • Unlocked : berkebalikan dari fitur locked, ketika kamu mengatur ukuran foto bagian lainnya tidak akan berubah, hanya arah foto yang kamu pilih saja.
  • Straighten : digunakan untuk mengatur posisi foto agar ketengah.
  • Rotate Left :  memutar foto ke kiri.
  • Rotate Right : memutar foto ke kanan.
  • Flip H : Membalikan foto secara horizontal.
  • Flip V : Membalikkan foto secara vertikal.

2. Profiles

Dalam menu ini kamu bisa menemukan berbagai preset bawaan yang telah disediakan oleh aplikasi lightroom mobilenya. Dengan memanfaatkan menu profiles, kamu bisa menggunakan bermacam – macam warna bawaan yang bisa dipadukan dengan settingan lightroom yang akan kamu buat nantinya.

3. Auto

Menu auto secara otomatis akan menyesuaikan efek berdasarkan fotonya. Namun saya sarankan tidak usah menggunakan menu Auto ini karena akan merusak settingan lightroom yang telah kamu buat sebelumnya.

4. Light

Selanjutnya masuk ke menu Light, disni kamu bisa mengatur pencahayaan foto sesuai keinginan. Berikut penjelasan lebih detail mengenai menu Light :
  • Exposure digunakan untuk mengatur tingkat kecerahan foto. Semakin ke kiri (-) foto akan gelap dan semakin ke kanan (+) foto akan terlihat terang.
  • Contrast digunakan untuk mengatur ketajaman foto. Semakin ke kiri (-) foto semakin buram atau ada efek putih dan semaki ke kanan (+) foto semakin tajam.
  • Shadows digunakan untuk mengatur bayangankan foto. Semakin ke kiri (-) bayangan akan gelap dan semakin ke kanan (+) bayangan akan terllihat lebih terang.
  • Whites memiliki fitur yang sama dengan exposure, meski begitu efeknya tidak terlalu kuat layaknya exposure. 
  • Blacks memiliki fitur yang berkebalikan dengan whites. Jika kamu ingin mengatur efek foto agar terlihat lebih gelap, bisa menggunakan fitur Blacks.
  • Curve merupakan diagram untuk mengatur tingkat kecerahaan dan efek foto. Terdapat 4 warna yang bias kamu gunakan dalam mengatur kurva, diantaranya : Putih, Merah, Hijau dan Biru.

4. Color

Nah dalam menu ini, kamu bisa mengatur warna foto sesuai keinginan. Penjelasan detail mengenai menu color dibawah ini :
  • Temp  mengatur suasana foto apakah ingin terlihat hangat atau dingin. Jika kamu mengatur settingan temp ke kiri (-) foto akan terlihat lebih dingin. Jika kamu mengatur settingan temp ke kanan (+) foto akan terlihat lebih hangat.
  • Tint digunakan untuk mengatur warna hijau atau mangenta sesuai warna pada bar pengaturannya. Kamu bisa memadukkan temp dan tint untuk mendapatkan efek warna yang baru.     
  • Vibrance digunakan untuk memerkuat warna foto, namun hanya bagian tertentu.
  • Saturation digunakan untuk mengatur seluruh warna foto, semakin ke kiri foto akan terlihat mati dan semakin ke kanan foto akan terlihat lebih berwarna atau hidup.
  • B&W digunakan untuk membuat efek hitam putih secara otomatis.

Di dalam MIX terdapat 3 menu yang bisa kamu gunakan diantara :

  • Hue digunakan untuk merubah warna primer yang masih 1 jenis dengan warna tersebut.
  • Saturation digunakan  untuk mengaatur warna foto apakah ingin terlihat hidup atau mati.
  • Luminance digunakan untuk mengatur pencahayaan  efeknya.

4. Effect

Dalam effect terdapat berbagai fitur keren yang bisa kamu coba, untuk penjelasan lebih detailnya bisa kamu baca dibawah ini :
  • Texture digunakan untuk mempertajam foto.
  • Clarity memiliki fungsi yang sama seperti texture yakni mempertajam foto
  • Dehaze meberikan efek fade pada foto.
  • Vignatte digunakan untuk member efek gelap / terang dipinggir foto. Kamu bisa custom efek Vignattenya dengan mengatur menu Midpoint, Feather dan Roundness.
  • Highlights digunakan untuk mengatur efek pencahayaan dalam foto
  • Grain digunakan untuk memberikan efek bintik – bintik pada foto. Kamu bisa mengcustom efek grainnya dengan cara mengatur Size dan Roughnessnya.

5. Detail

Efek tambahan yang bisa kamu gunakan terdapat pada menu Detail, berikut tools yang bisa kamu gunakan dalam menu Detail :
  • Sharpening  digunakan untuk mempertajam foto.
  • Noise Reduction digunakan untuk mengurangi efek noise fotonya.
  • Color Noise Reduction digunakan untuk mengurangi efek noise pada warna fotonya.

6. Optics

Untuk menu optics saya sendiri tidak pernah menggunakannya, jadi saya tidak bisa menjelaskan mengenai fungsi tersebut.

7. Presets

Nah untuk menu Presets, kamu bisa melihat berbagai preset yang telah kamu simpan sebelumnya. Cara untuk menyimpan preset yang telah kamu buat akan saya jelaskan di poin berikutnya.

8. Previous

Menu ini digunakan untuk melihat foto sebelum kamu atur settingan lightroomnya.

9. Reset

Dalam menu reset digunakan untuk mereset seluruh settingan lightroom seperti awal lagi. Jadi hati – hati ketika menggunakan menu reset ini.

Nah tools diatas bisa kamu akses secara gratis di lightroomnya. Namun ada 3 fitur yang tidak bisa diakses bagi pengguna gratis diantaranya :

1. Selective

Dalam menu selective ini kamu bisa menggabungkan beberapa tone / warna sekaligus. Untuk pengguna versi gratis tentu versi ini akan terkunci. 

Agar bisa digunakan kamu harus berlanggan versi premiumnya, fitur selective ini sangat menarik untuk digunakan karena kamu bisa menggabungkan beberapa warna sekaligus

Selain itu, kamu bisa menambahkan pencahaayan pada bagian – bagian tertentu. Hal ini tidak bisa dilakukan bagi pengguna versi gratis.

2. Healing Brush

Menu ini digunakan untuk menghilangkan atau menduplikat objek foto.

3. Geometry

Fitur geometry bisa kamu gunakan untuk mengatur perspektif foto secara horizontal maupun vertikal.

Setelah mengetahui tools yang ada pada aplikasi lightroom, tentu kurang pas jika tidak membuat preset lightroom sebagai bahan pembelajarannya. 

Membuat Preset Lightroom Pertama Saya !

Cara membuat preset lightroom sebenarnya sangat mudah untuk dilakukan. Namun bagi kamu yang pertama kali menggunakan aplikasi lightroom, perlu adanya adaptasi terlebih dahulu sebelum membuat bermacam – macam preset lightroom lainnya.

Untuk memulai membuat preset lightroom, siapkan terlebih dahulu bahan foto yang ingin kamu edit. Jika ingin sama seperti pada contoh dibawah nanti, saya akan menyediakan bahan fotonya.


Import bahan fotonya terlebih dahulu, jika sudah diimport kamu bisa mengikuti settingan lightroom dibawah ini. Saya akan membuat preset lightroom yang keren namun dengan settingan yang sederhana.

Pertama masuk ke menu LIGHT. Ikut settingan seperti pada gambar dibawah ini.

LIGHT - Tutorial Lightroom Mobile Untuk Pemula
Kemudian masuk ke menu COLOR, lanjut ke menu MIX. Ikuti settingannya seperti pada gambar.

COLOR & MIX - Tutorial Lightroom Mobile Untuk Pemula
MIX - Tutorial Lightroom Mobile Untuk Pemula
MIX Lagi - Tutorial Lightroom Mobile Untuk Pemula
Terakhir masuk ke menu EFFECT, lanjut ke menu Split Tone. Ikuti settinganya seperti pada gambar.

EFFECT & Split Tone - Tutorial Lightroom Mobile Untuk Pemula
Setelah berhasil membuat preset lightroom pertama, kamu akan memiliki pandangan / alur ketika membuat preset lightroom. Mulai dari memainkan pencahayaan, warna yang cocok untuk fotonya, efeknya akan seperti apa hal ini perlu diperhatikan agar selaras dengan bahan fotonya.

Cara Menyimpan Hasil Editan Lightroom ke Galeri

Setelah berhasil membuat settingan lightroom pertama , kamu ingin melihat hasil setelah diberi efek lightroom bukan ? Cara menyimpan hasil editan lightroom ke galeri kamu sangat mudah untuk dilakukan.

Dengan menekan tombol seperti pada gambar dibawah ini

Cara Menyimpan Hasil Editan Lightroom ke Galeri

Kemudian pilih menu Save to Device, secara otomatis foto yang kamu edit sebelumnya akan tersimpan ke galeri.

Cara Menyimpan Hasil Editan Lightroom ke Galeri #2

Cara Menyimpan Settingan Lightroom Menjadi Preset

Setelah berhasil menyimpan foto ke dalam galeri, tentu tidak ada salahnya menyimpan settingan lightroom tersebut menjadi sebuah preset yang bisa kamu gunakan di lain waktu. 

Jika kamu sudah menyimpan settingan lightroom tersebut menjadi sebuah preset, kamu tidak perlu mengulangi dari awal.

Cukup memilih preset lightroom yang telah kamu simpan sebelumnya, secara otomatis kamu akan mendapatkan efek preset tersebut.

Untuk menyimpan settingan lightroom kamum menjadi sebuah preset, caranya sangat mudah kok :

1. Klik tombol seperti pada gambar dibawah ini. Pilih menu Create Preset.

Cara Menyimpan Settingan Lightroom Menjadi Preset
2. Tentukan nama preset yang ingin kamu buat.

Cara Menyimpan Settingan Lightroom Menjadi Preset #2
3. Klik menu ceklis di kanan atas untuk menyimpan presetnya.

Cara Eksport Preset Lightroom Mobile

Terakhir, setelah kamu berhasil membuat preset lightroom pertama kamu dan ingin membagikan ke teman kamu. Tentu hal itu sangat mudah untuk dilakukan. Cukup mengeksport settingan lightroomnya menjadi sebuah file .DNG, teman kamu bisa menggunakan preset lightroom yang kamu miliki.

Cara Eksport preset lightroomnya pun sangat mudah untuk dilakukan. Pertama pilih menu seperti pada gambar
Cara Eksport Preset Lightroom Mobile
Cara Eksport Preset Lightroom Mobile #2
Cara Eksport Preset Lightroom Mobile #3

Kemudian pilih menu Eksport, lalu tekan tombol centang di kanan atas. Secara otomatis file .DNG tersebut akan tersimpan dalam galeri. Kamu hanya perlu mengirimkan file .DNG nya agar bisa digunakan oleh teman kamu.



Penutup

Berikut ulasan mengenai tutorial lightroom mobile untuk pemula yang bisa kamu ikuti. Terimakasih telah mengikuti artikel ini sampai akhir, saya hanya membagikan pengalaman ketika menggunakan aplikasi lightroom untuk membuat preset lightroom yang keren dan kekinian.

Jika kamu ingin mempelajari lebih lanjut mengenai aplikasi lightroom mobile, saya sudah membagikan tutorial membuat rumus lightroom. Nantikan artikel menarik lainnya seputar lightroom hanya di infokuy.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url